6 Jenis-Jenis Prosesor yang Digunakan Di HP

Perkembangan teknologi smartphone memang semakin pesat. Tak heran jika jenis-jenis prosesor yang digunakan di HP pun gencar diupgrade. Terlebih smartphone di masa modern saat ini layaknya benda wajib yang memuat berbagai hal penting yang dibutuhkan penggunanya.

Seperti yang telah diketahui prosesor memiliki posisi sebagai ‘otak’ untuk menjalankan proses komputasi dengan benar. Kecepatan memproses komponen ini dikenal dengan istilah Mhz (Mega Hertz) atau Ghz (Giga Hertz).

Jenis-Jenis Prosesor yang Digunakan di HP

Smartphone masa kini kerap kali dibekali prosesor yang mumpuni untuk menjalankan berbagai tugas. Masing-masing prosesor tentunya memiliki kelebihannya tersendiri. Semakin tinggi spesifikasi prosesor yang digunakan, tentunya performanya pun semakin bagus.

Tak heran jika berbagai vendor smartphone berlomba-lomba menggandeng chipset mumpuni untuk flagship mereka.Lalu, apa saja jenis-jenis prosesor yang populer digunakan pada smartphone? Berikut diantaranya.

1. Qualcomm Snapdragon

Qualcomm Snapdragon

Bagi yang mengikuti perkembangan smartphone, pasti sudah tidak asing dengan prosesor yang satu ini. Qualcomm Snapdragon cukup merajai pasar ponsel Android masa kini. Tidak sedikit yang mengincar smartphone dengan prosesor Qualcomm karena kinerjanya yang dianggap lebih baik.

Hal ini dibuktikan dengan berbagai vendor smartphone yang menjadikan Qualcomm sebagai prosesor andalannya. Sebut saja Xiaomi, Oppo, Vivo, Samsung, Asus, dan Lenovo. Merek HP populer di tanah air tersebut banyak mengandalkan prosesor ini sebagai pacuannya.

Snapdragon merupakan chipset besutan Qualcomm yang terkenal dengan kualitasnya yang mumpuni. Tak heran jika chipset ini juga bersaing dengan merek prosesor lainnya, misalnya Samsung Exynos, Mediatek, dan HiSilicon Kirin.

Merek prosesor asal San Diego, Amerika Serikat ini sudah banyak difavoritkan sejak awal kemunculannya. Terutama bagi kalangan pecinta game mobile di smartphone.

Kelebihan

  • Performa prosesor dan tampilan grafis lebih tinggi.
  • Tipe prosesor lebih bervariasi dan tersedia banyak pilihan.
  • Relatif tidak mudah panas.
  • Tidak mudah menguras baterai.
  • Kemampuan GPS yang akurat.
  • Bersifat open source.

Kekurangan

  • Hanya beberapa tipe saja yang memiliki VRAM.
  • Memakan space RAM yang cukup banyak.
  • Fabrikasi sudah 10 nm namun masih octa core.
  • Harganya cenderung lebih mahal.
  • Tidak terlalu direkomendasikan digunakan untuk multitasking.

2. MediaTek

MediaTek

MediaTek merupakan perusahaan asal negara Taiwan yang banyak menghasilkan berbagai produk elektronik berkualitas. Salah satu yang  paling terkenal adalah produk prosesornya. Tak heran jika antara Qualcomm Snapdragon dan Mediatek kerap kali disandingkan/

Pada awal perilisannya, MediaTek dianggap kurang mumpuni apabila dibandingkan dengan Qualcomm Snapdragon. Namun seiring berjalannya waktu, prosesor ini sudah bisa menyetarakan posisinya dengan Qualcomm.

Salah satu keunggulan yang mencolok dari perbandingan kedua merek tersebut adalah MediaTek dikenal lebih terjangkau. Tak heran jika banyak produsen smartphone yang mengandalkan prosesor yang satu ini.

Kelebihan

  • Sudah dilengkapi VRAM.
  • Memakan space VRAM yang tidak terlalu banyak.
  • Merupakan penemu pertama dari ‘True Octa Core’ dan ‘Deca Core’.
  • Teknologi ‘Deca Core’ yang diusung merupakan fabrikasi 10 nm.
  • Harga relatif lebih murah.
  • Bisa multitasking dengan lancar.

Kekurangan

  • Performa prosesor dan tampilan grafis relatif lebih rendah.
  • Variasi prosesor tidak sebanyak kompetitor.
  • Relatif mudah panas dan boros baterai.
  • Penggunaan GPS kurang akurat.
  • Tidak bersifat open source.

3. Apple A

Apple A

Sesuai dengan namanya, prosesor ini memang khusus digunakan pada produk gadget Apple, apalagi kalau bukan iPhone dan iPad. Tentunya, kualitas yang ditawarkan juga tidak kalah menarik dibanding Qualcomm Snapdragon.

Tak heran jika pihak Apple sendiri mengklain prosesor yang diusung pada produknya adalah yang terbaik. Semenjak perilisan pertamanya di 2007, Apple langsung mendobrak segmen pasar smartphone saat itu. Terlebih penggunaan prosesor rancangannya sendiri.

Sebelum prosesor seri A diperkenalkan ke publik, Apple menerapkan prosesor yang sama dengan iPod touch. Pada peluncuran iPhone yang pertama di tahun 2007, chipset yang digunakan adalah APL0098 single-core 412 MHz.

Selain itu, Apple juga menggandeng prosesor dari Samsung untuk seri awal yang dikeluarkan. Hal ini membuktikan bahwa antara Apple dan Samsung memang sempat membangun kerja sama yang cukup harmonis.

Dua tahun berselang, generasi iPhone berikutnya yaitu iPhone 3GS resmi diluncurkan. Saat itu, prosesor yang digunakan masih buatan Samsung dengan performa yang ditingkatkan, yaitu 600 MHz.

Apple senantiasa bekerja keras untuk mendapatkkan salah satu posisi prosesor terbaik saat ini. Tak heran jika produknya memang cukup laris meskipun dibanderol harga mahal.

4. Exynos

Exynos

Penggemar smartphone Samsung mungkin sudah tidak asing dengan nama prosesor ini. Prosesor Exynos dirancang di bawah naungan PT Samsung Electronic, sebuah perusahaan elektronik asal Korea Selatan.

Prosesor ini dikembangkan melalui teknologi SoC (Syste on a Chip). Artinya, penggunaannya memang dirancang khusus untuk perangkat berbasis mobile, misalnya HP dan tablet. Sampai saat ini Exynos terus dikembangkan dengan mengikuti perkembangan zaman.

Tidak hanya itu, tipe dan spesifikasi yang ditawarkan pun cukup bervariasi. Produk pertama yang dirilis bertajuk Exynos 3110 atau dikenal dengan nama hummingbird.

Namun, tipe yang satu ini sudah jarang diterapkan di gadget manapun. Mengingat prosesor Exynos keluaran terbaru tentunya lebih banyak diminati.

Kelebihan

  • Prosesor yang tangguh untuk smartphone high-end.
  • Performa cepat dan mumpuni di berbagai lini.
  • Mampu menampilkan tampilan grafis kelas tinggi.
  • Mampu menjalankan game mobil kelas berat.
  • Dikembangkan oleh Samsung Electronics yang merupakan perusahaan terkemuka di bidang teknologi.

Kekurangan

  • Hanya diterapkan pada smartphone flagship sehingga tidak bisa dinikmati berbagai kalangan.
  • Penggunaannya hanya pada smartphone Samsung dan beberapa merek lain sehingga begitu terbatas.

Baca juga : Perbedaan Prosesor Intel dan AMD

5. NVIDIA Tegra

NVIDIA Tegra jenis prosesor yang digunakan di hp

Jenis-jenis prosesor HP selanjutnya adalah NVIDIA Tegra yang tidak kalah menarik. Terlebih prosesor ini menjadi pionir chipset yang mengandalkan teknologi quad-core. Hal ini terbilang terobosan baru mengingat saat itu produsen lainnya masih menggunakan teknologi dual-core.

Salah satu kelebihan prosesor dari NVIDIA ini adalah visualisasinya yang cukup baik. Sedangkan konsumsi daya baterainya dikenal cukup ringan. Seperti yang telah diketahui, prosesor ini mungkin lebih banyak digunakan pada PC/laptop.

Namun, ada juga tipe yang digunakan untuk smartphone. Meskipun termasuk jarang, smartphone yang menerapkan prosesor ini dikenal cukup handal untuk bermain game favorit. Terlebih chipset NVIDIA sendiri akan memberikan pengalaman bermain game yang menakjubkan.

6. OMAP

OMAP jenis prosesor yang digunakan di hp

Merek OMAP mungkin masih terdengar asing di telinga pengguna smartphone masa kini. Jenis prosesor handphone ini merupakan hasil rancangan dari Texas Instrument. Kelebihannya adalah mampu memberikan tampilan website layaknya ketika pengguna browsing di komputer.

Tidak hanya itu, prosesor ini juga memungkinkan penampilan interface yang lebih cepat dan mudah dipahami. Sayangnya, penggunaan prosesor OMAP sudah jarang pada smartphone keluaran terkini.

Meskipun kemampuannya cukup mumpuni untuk menampilkan video Full HD dengan kualitas menakjubkan.

Jenis-jenis prosesor yang digunakan di HP memang beraneka ragam. Meski pada dasarnya cukup dikuasai vendor Qualcomm dan Mediatek. Adanya variasi tersebut membuktikan bahwa pasar smartphone memang cukup ketat persaingannya.

Tinggalkan komentar