Pengertian Iklan, Ciri-ciri, Jenis dan Tujuan Dibuatnya

Iklan menjadi media promosi yang tak lekang oleh waktu dan terus mengalami perkembangan. Model iklan pun semakin bervariasi dan penayangannya pun semakin meluas. Pengertian iklan adalah suatu hal yang umum digunakan sebagai media promosi dan tentu sifatnya persuasif.

Sebenarnya, ada banyak jenis iklan yang dikategorikan sesuai dengan bentuk maupun tujuannya. Untuk mengenal lebih lanjut mengenai iklan dan hal-hal lain yang berkaitan dengannya, informasi berikut akan sangat tepat untuk dibaca.

Pengertian Iklan

Iklan Adalah

Secara sederhana, pengertian iklan atau pariwara bisa didefinisikan sebagai sebuah informasi atau pesan yang di dalamnya terdapat kalimat bujukan kepada pembacanya mengenai suatu barang atau jasa. Karena sifatnya bujukan, maka iklan akan dibuat semenarik mungkin agar maksudnya tersampaikan.

Bujukan yang dimaksud tidak hanya berupa ajakan membeli produk, melainkan dapat berupa ajakan kebaikan, seperti menjaga lingkungan, menanam pohon, menjauhi narkoba, dan lain sebagainya.

Iklan juga tidak selalu dikeluarkan oleh pelaku ekonomi, melainkan bisa menjadi media bagi lembaga atau pemerintahan. Media yang digunakan untuk menayangkan iklan pun bermacam-macam, mulai dari televisi, media cetak, radio, serta media sosial.

Tujuan Dibuatnya Iklan

Dibuatnya iklan tentu tidak semerta-merta hanya menghiasi layar kaca, media cetak, maupun selingan saat mendengarkan radio, melainkan ada tujuan di balik pembuatannya. Adapun beberapa tujuan iklan antara lain:

1. Memberi Informasi

Memberi Informasi

Hal pertama yang bisa ditangkap dari sebuah iklan yaitu adanya informasi mengenai suatu produk atau layanan yang dapat berupa penjelasan fungsi, bagaimana cara kerjanya, hingga update harga terbaru produk tersebut.

2. Membujuk

Membujuk

Tujuan utama iklan adalah membujuk pemirsanya, sehingga produk yang diiklankan dapat terjual. Tak hanya itu, iklan layanan masyarakat juga dapat membujuk masyarakat untuk menaati peraturan, menyadarkan diri, dan masih banyak bujukan yang lainnya.

3. Mengingatkan

Mengingatkan

Merek atau label yang sering diiklankan akan jauh lebih diingat oleh masyarakat, sehingga dapat menguasai pasar. Merek yang sudah pernah ditayangkan melalui iklan juga akan lebih mudah dalam memperkenalkan produk terbaru.

4. Penambahan Nilai

Penambahan Nilai

Tujuan iklan sebagai penambah nilai bisa dibilang adalah ‘efek’ dari adanya sebuah iklan. Persepsi masyarakat dapat diubah melalui iklan yang sangat mengena di masyarakat. Iklan juga dapat menjadi inspirasi untuk berinovasi serta menyempurnakan produk.

5. Mendampingi

Mendampingi

Untuk mencapai target yang ditentukan oleh suatu perusahaan, iklan dapat menjadi media komunikasi dengan masyarakat. Pendampingan dengan komunikasi tersebut tentunya bisa berupa pengenalan perusahaan maupun proses pemasaran.

Karakteristik atau Ciri-cici Iklan

Iklan memiliki ciri-ciri atau karakteristik yang dapat membedakannya dengan tulisan atau tayangan lainnya, di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Sifatnya Informatif

Sifatnya Informatif

Orang tidak akan membuat iklan tanpa ada maksud di dalamnya, karena publikasi iklan tidak memakan biaya yang sedikit. Dalam menyampaikan maksud tersebut, pembuat iklan pasti akan memberikan informasi mengenai produk maupun jasa yang ditawarkan.

Informasi tersebut pun disampaikan dengan cara-cara yang unik, sehingga pembaca atau penonton dapat mengerti maksud dari isinya.

2. Isinya Jelas

Isinya Jelas

Meskipun konsep iklan yang mudah diterima adalah unik dan menarik, sebuah iklan haruslah memiliki isi yang jelas. Isi iklan yang kurang jelas justru akan sia-sia, karena hanya menjadi tontonan tanpa mampu memberi informasi dan mengajak pembacanya.

Selain itu, sebuah iklan juga tidak diperkenankan mengandung sindiran atau singgungan kepada pihak tertentu. Isi iklan harus singkat, menarik, jujur, serta objektif.

3. Mudah Dipahami

Mudah Dipahami

Bahasa iklan yang digunakan haruslah mudah dipahami dan dimengerti pemirsa agar maksudnya dapat tersampaikan. Untuk itu, biasanya iklan bersifat regional maupun nasional. Sangat jarang iklan dari suatu negara ditayangkan di negara lain dengan bahasa aslinya.

Hal itu disebabkan adanya kendala bahasa yang belum tentu dimengerti orang lain. Bayangkan saja orang Indonesia melihat iklan berbahasa asing, bisa jadi hanya dianggap angin lewat dan tidak mendapat perhatian.

4. Dikemas Semenarik Mungkin

Dikemas Semenarik Mungkin

Dalam mengajak penonton atau pembaca untuk menggunakan produk atau jasa, iklan akan dikemas semenarik mungkin. Ada banyak tayangan iklan yang sangat kreatif, seperti penggunaan alur-alur yang tidak mudah ditebak sehingga mengundang penasaran penontonnya.

Dengan iklan yang menarik, pemirsa akan memiliki keinginan untuk menggunakan atau mencoba sesuatu yang ditawarkan.

5. Persuasif

Persuasif

Selain sifatnya informatif, suatu iklan juga bersifat persuasif. Tak hanya menayangkan tayangan yang unik, dalam iklan juga mengandung ajakan kepada pemirsa. Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, ajakan tersebut juga bermacam-macam.

Jenis-Jenis Iklan

Banyaknya kepentingan pengiklan menjadikan wujud iklan juga berbeda-beda, baik dari segi tujuannya, isinya, sasarannya, dan lain sebagainya. Setidaknya terdapat beberapa jenis iklan sesuai dengan kategorinya masing-masing seperti di bawah ini.

1. Jenis Iklan Berdasarkan Isinya

Jenis Iklan Berdasarkan Isinya

Iklan dapat digolongkan berdasarkan isi di dalamnya, seperti:

  • Penawaran, yakni iklan yang isinya adalah penawaran terhadap sebuah layanan atau produk, seperti iklan makanan, kosmetik, dan lain sebagainya.
  • Layanan masyarakat, yakni iklan yang isinya berupa sosialisasi maupun pencerahan mengenai suatu topik atau isu kepada masyarakat, seperti iklan KB, pemilu, dan lain sebagainya. Iklan ini biasanya dipublikasikan oleh lembaga atau instansi.
  • Pengumuman atau pemberitahuan, yakni iklan yang isinya berupa pemberitahuan atau pengumuman, seperti berita duka dan acara-acara tertentu lainnya.
  • Permintaan, yaitu iklan yang biasanya berisi lowongan pekerjaan atau penawaran untuk kerja sama dengan suatu perusahaan.

2. Jenis Iklan Berdasarkan Medianya

Jenis Iklan Berdasarkan Medianya

Iklan dapat dipublikasikan di berbagai media, sehingga memunculkan beberapa jenis sesuai dengan medianya, seperti:

  • Elektronik, yaitu iklan yang ditayangkan di media-media elektronik, seperti televisi, radio, media sosial, serta iklan dalam film.
  • Media cetak, yaitu iklan yang dipublikasikan melalui media setelah masuk percetakan terlebih dahulu, seperti iklan koran, majalah, poster, brosur, dan lain semacamnya.

3. Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

Jenis Iklan Berdasarkan Tujuannya

Karena tidak semua iklan memiliki tujuan spesifik yang sama, maka ada beberapa jenis iklan sesuai tujuannya, yakni:

  • Iklan komersial, merupakan iklan yang dipublikasikan dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan bisnis.
  • Iklan non komersial, merupakan iklan yang tidak dipublikasikan untuk mendapat keuntungan bisnis, melainkan lebih kepada keuntungan sosial, seperti kesadaran mengubah perilaku atau kebiasaan buruk, menyampaikan pendidikan atau wawasan, dan lain sebagainya.

4. Jenis Iklan Berdasarkan Sasarannya

Jenis Iklan Berdasarkan Sasarannya

Jenis iklan juga bisa dikategorikan berdasarkan objek sasarannya, seperti:

  • Iklan konsumen atau masyarakat, merupakan iklan yang ditujukan untuk masyarakat umum atau konsumen sebagai sasaran utamanya. Iklan-iklan seperti ini merupakan iklan yang paling banyak ditemui di berbagai media.
  • Iklan bisnis, merupakan iklan yang objek sasarannya adalah pengelola, baik berupa individu maupun kelompok atau instansi.
  • Iklan profesional, merupakan iklan yang ditujukan kepada para pebisnis profesional dengan berbagai macam keperluan antara pihak pengiklan dengan sasarannya.

Dengan memahami beberapa pengetahuan dasar mengenai iklan, tentunya dapat memudahkan Anda dalam memilih iklan yang hendak dibuat. Dengan mengetahui pengertian iklan ini, adalah suatu hal yang dapat menjadi peluang besar kesuksesan para pebisnis, untuk itu perlu pemahaman dan strategi yang baik saat beriklan.

Baca juga: Pengertian Poster

Tinggalkan komentar