Pengertian Mouse: Sejarah, Fungsi dan Jenis-jenisnya

Sebuah komputer terdiri dari beberapa perangkat keras yang saling mendukung. Jika diperhatikan, ada satu perangkat yang tidak pernah absen dari komputer yaitu tetikus atau lebih dikenal dengan mouse. Pengertian mouse sendiri adalah salah satu perangkat input yang paling banyak digunakan di komputer.

Lebih lanjut, apa sebenarnya mouse itu dan bagaimana fungsinya? Di sini kita akan belajar lebih banyak tentang perangkat yang satu ini. Simak terus sampai habis, ya.

Pengertian Mouse

Pengertian Mouse

Mouse adalah salah satu hardware pada komputer yang berguna untuk menerima input atau masukan berupa gerakan. Beberapa jenis gerakan yang bisa dideteksi antara lain klik, scroll, atau pergeseran.

Pemberian nama mouse terinspirasi dari bentuknya yang kecil dan memiliki ekor (kabel) yang panjang seperti tikus.

Sejarah Mouse

Sejarah Mouse

Mouse sudah ditemukan sejak beberapa puluh tahun lalu dan mengalami perkembangan yang pesat. Ada banyak perubahan yang terjadi pada perangkat keras yang satu ini. Setidaknya ada dua perubahan yang paling mudah dikenali yaitu desain dan teknologi yang dipakai.

Dahulu, mouse memiliki bentuk yang sangat monoton. Warnanya juga hanya ada 2 jenis, yaitu hitam dan putih. Namun seiring dengan berjalannya waktu, kini mouse sudah memiliki desain dan warna yang lebih beragam.

Contohnya adalah mouse gaming yang bentuknya ergonomis atau menyesuaikan bentuk tangan pengguna. Tujuan dari hal ini adalah untuk menjaga kenyamanan pengguna selama memakai mouse. Warnanya pun tidak monoton karena kebanyakan mouse gaming memiliki warna RGB.

Tak hanya mouse gaming, mouse standar juga sudah banyak yang dibuat dengan desain ergonomis. Tujuannya pun sama, yaitu membuat pengguna merasa nyaman.

Selain dari segi bentuk atau desain, mouse zaman dahulu dan sekarang juga sangat berbeda jika dilihat dari teknologi yang dipakai. Dahulu, kebanyakan mouse masih menggunakan teknologi mekanik.

Di bagian bawah mouse terdapat bola yang berfungsi untuk mendeteksi gerakan perangkat tersebut. Sayangnya, teknologi ini memiliki banyak kekurangan sehingga mouse zaman sekarang sudah menggunakan sensor optik.

Fungsi Mouse

Di atas sudah sedikit disinggung mengenai pengertian mouse yang memiliki fungsi untuk mendeteksi gerakan, klik, serta scroll. Selain fungsi umum yang telah disebutkan, rupanya mouse juga memiliki beberapa fungsi khusus lainnya. Simak penjelasan di bawah ini untuk mengetahui informasi lebih lengkapnya.

1. Eksekusi Program

Eksekusi Program

Fungsi mouse yang pertama adalah untuk mengeksekusi atau menjalankan program pada komputer. Caranya juga mudah dan sudah sangat familier. Pengguna bisa mengeksekusi sebuah program atau menjalankan aplikasi dengan cara mengeklik dua kali atau double click pada program tertentu.

Selain untuk mengeksekusi sebuah program, mouse juga bisa digunakan untuk membuka file. Caranya pun sama, yaitu dengan melakukan operasi double click.

2. Memilih Objek

Memilih Objek

Memilih objek juga merupakan operasi mouse yang paling sering dilakukan oleh pengguna komputer. Objek yang dipilih juga bermacam-macam, ada file, folder, kolom, tabel, teks, dan lain sebagainya.

Cara yang paling mudah untuk memilih atau menyeleksi objek adalah menggunakan mouse. Terkadang pengguna juga mengombinasikan operasi ini dengan tombol CTRL serta Shift di keyboard.

3. Drag and Drop

Drag and Drop

Drag adalah lanjutan dari proses memilih objek. Ketika pengguna melakukan gerakan menggeser objek yang sudah dipilih, itulah yang dinamakan dengan drag. Cara untuk melakukan drag adalah menahan klik pada mouse kemudian menggesernya.

Sementara drop adalah proses ketika pengguna meletakkan objek yang di-drag tadi ke tempat lain. Contohnya ketika seseorang sedang memilih beberapa foto, kemudian menyeretnya ke halaman website, dan melepaskan file-file tersebut di halaman website. Inilah yang dinamakan drop.

Kombinasi operasi drag and drop berguna untuk melakukan banyak hal, contohnya copy, cut, hingga move.

4. Memperoleh Informasi

Memperoleh Informasi

Mouse juga bisa digunakan mendapatkan informasi menggunakan gerakan hover. Hover merupakan posisi ketika kursor mouse berada di bagian atas objek untuk beberapa saat. Umumnya, akan ada informasi yang tampil di layar ketika kursor sedang dalam posisi hover.

Info tersebut sering disebut sebagai tooltip. Misalnya adalah ketika pengguna meletakkan kursor di atas folder, akan muncul informasi seperti tanggal terakhir modifikasi, ukuran folder, hingga file yang ada di dalamnya.

5. Scrolling

Scrolling

Fungsi terakhir dari mouse adalah melakukan scrolling atau menggulung halaman. Fungsi ini biasa dipakai ketika membaca artikel atau mencari file di dalam folder. Scrolling memiliki fungsi yang sama seperti menekan tombol anak panah pada keyboard.

Jenis-jenis Mouse

Ketika membahas mengenai sejarah mouse, Anda sudah bisa menyimpulkan bahwa jenisnya selalu mengalami perkembangan. Secara umum, jenis mouse bisa dikelompokkan berdasarkan dua hal yaitu cara mendeteksi gerakan dan caranya tersambung dengan komputer.

Jenis Mouse Berdasarkan Metode Deteksi Gerakan

1. Mechanical Mouse

Mechanical Mouse

Mouse yang pertama menggunakan bola di bagian bawahnya untuk mendeteksi gerakan. Oleh karena itu, perangkat ini disebut sebagai mechanical mouse. Tetikus yang satu ini populer pada era 90-an sampai awal 2000-an. Namun sekarang sudah sangat jarang dijumpai.

2. Optomechanical Mouse

Optomechanical Mouse

Mouse jenis ini masih menggunakan bola namun ditambah dengan sinar untuk mendeteksi koordinat pergerakan pointer. Optomechanical ini memiliki akurasi yang lebih tinggi dibandingkan mechanical mouse.

3. Optical Mouse

Optical Mouse

Mouse ini menggunakan sensor cahaya, tepatnya sinar laser untuk mendeteksi gerakan pointer. Teknologi ini bisa mendeteksi gerakan dengan lebih presisi. Di beberapa mouse tertentu juga terdapat tombol untuk mengatur DPI atau sensitivitas sensor tersebut.

Jenis Mouse Berdasarkan Jenis Koneksi

1. Bus Mouse

Bus Mouse

Mouse jenis ini menggunakan konektor berupa bus yang tersambung dengan ISA add-in card di komputer. Teknologi ini umumnya dijumpai pada komputer keluaran IBM. Setelah itu, banyak komputer dari brand lain yang menggunakan bus mouse.

2. Serial Mouse

Serial Mouse

Bus mouse kemudian digantikan oleh serial mouse. Seperti namanya, mouse ini dihubungkan dengan komputer menggunakan serial port. Artinya, data input dari mouse dikirimkan per bit ke komputer.

Jenis serial port yang biasa dipakai adalah DB9M atau serial tipe D dengan 9 buah pin. Mouse yang tenar di era 80-an ini sudah sangat jarang ditemukan akhir-akhir ini.

3. PS/2 Mouse

PS2 Mouse

Di akhir 80-an muncul mouse yang menggunakan konektor PS/2. Anda yang sudah menggunakan komputer sejak lama pasti sudah tidak asing lagi dengan konektor berbentuk bulat yang satu ini.

Ada dua jenis konektor PS/2, yaitu untuk mouse dan keyboard. Biasanya, mouse memiliki konektor hijau sementara keyboard memiliki konektor berwarna ungu.

4. USB Mouse

USB Mouse

USB mouse mulai populer sejak akhir 90-an hingga saat ini. Perbedaan yang paling mencolok adalah pada konektornya yang berupa USB. Mouse jenis ini lebih praktis karena semua komputer saat ini sudah memiliki port USB.

5. Wireless Mouse

Wireless Mouse

Jenis mouse yang terakhir adalah pengembangan dari USB mouse. USB yang ditancapkan di komputer disebut receiver yang berfungsi untuk menerima sinyal dari mouse. Sementara mouse bisa menyala karena mendapatkan power dari baterai.

Dari penjelasan pengertian mouse di atas, bisa disimpulkan bahwa mouse adalah perangkat input yang sangat penting dan wajib ada pada setiap komputer. Dari waktu ke waktu, teknologinya juga mengalami perkembangan pesat.

Baca Juga:

Tinggalkan komentar