Pengertian VGA, Fungsi dan Jenisnya

Sering berurusan dengan file multimedia? Jika demikian, Anda wajib mengetahui pengertian, fungsi, dan jenis VGA. Penggunaan komponen VGA pada dasarnya tergantung dari kebutuhan pengguna laptop/PC. VGA adalah sebuah keharusan bagi yang berkecimpung di dunia multimedia.

Apakah keberadaan VGA sebuah hal yang krusial bagi perangkat komputer? Untuk mengetahui jawabannya, silahkan simak ulasannya di bawah ini.

Apa itu VGA?

VGA Adalah

VGA adalah singkatan dari Video Graphic Array. Perangkat keras ini berperan dalam memproses informasi grafis pada laptop/PC. Nantinya tampilan grafis tersebut akan ditampilkan ke layar dengan kualitas yang bervariasi.

Tentu saja semakin bagus VGA yang digunakan, maka tampilannya akan lebih detail dan tajam. Mengingat hardware ini memang berkaitan erat dengan grafis.

Ringkasnya, kartu VGA ini berkerja dengan menerjemahkan output dari komputer lalu diproses ke monitor. Kebanyakan komponen ini sudah terpasang secara default dalam PC/laptop. Namun, tidak sedikit pula VGA card yang bisa dihubungkan dengan connector khusus.

Fungsi VGA

Fungsi VGA

Setelah mengenal pengertian kartu grafis, selanjutnya adalah memahami lebih dalam mengenai fungsinya. Pada dasarnya, fungsi utama dari VGA Card adalah membantu mengubah sinyal digital lalu memprosesnya agar bisa ditampilkan di layar monitor.

Dengan menggunakan kartu grafis berspesifikasi tinggi, maka fungsi pengolahan sinyal digital ini akan lebih maksimal, diantaranya adalah sebagai berikut.

  • Tampilan gambar lebih tajam, nyata, dan halus.
  • Membuat pekerjaan desain grafis yang maksimal.
  • Tampilan game lebih berkualitas dan real.
  • Mudah melakukan pengaturan pada Graphics option di OS Windows.
  • Kombinasi warna lebih kaya dan tajam.
  • Gambar maupun video yang ditampilkan lebih tajam dan terang.
  • Dapat dihubungkan ke perangkat laptop/PC dengan slot HDMI ke Televisi.
  • Dapat memproses berbagai tampilan grafis ke layar monitor.
  • Menerjemahkan output lebih mumpuni ke monitor.
  • Menyimpan data yang berasal dari perangkat harddisk.

Jenis VGA

VGA Card ini bisa dibagi menjadi beberapa jenis tergantung kategorinya. Adapun beberapa jenis VGA yang biasa ditemui di pasaran adalah sebagai berikut.

1. Berdasarkan Memori

Sebuah VGA Card bisa dibagi berdasarkan kapasitas memori  yang dimilikinya, yaitu sebagai berikut.

VRAM

VRAM

VRAM biasa diterapkan pada komputer dengan spesifikasi high-end. Mengingat kecepatannya yang sudah mencapai 20-100 ns. Komputer yang sering melakukan pekerjaan desain grafis dan gaming sangat direkomendasikan menggunakan kartu grafis ini.

Contoh jenis VRAM yang banyak digunakan pelaku multimedia adalah Diamond Fire GL, Diamond Stealth 3000 SD, dan lain sebagainya.

SGRAM

SGRAM

Jenis VGA Card selanjutnya adalah SGRAM (Saynchronus Graphic RAM) dengan performa kecepatan sebesar 10 ns. Kartu grafis ini juga tak kalah banyak digunakan pada komputer dengan spesifikasi tinggi. Mengingat kelebihannya yang memiliki kemampuan 3D accelerator.

Contoh produk SGRAM di pasaran adalah Matrox MGA Millenium, ASUS 3D Explorer, dan lain sebagainya.

Rambus

Rambus

Bagi yang sering memainkan video game atau konsol, mungkin sudah tidak asing dengan kartu grafis yang satu ini.  Rambus biasa diterapkan pada konsol Nintendo, PlayStation, Sega, dan lain-lain. Namun hanya ada satu produsen Rambus, yaitu Creative Labs.

Beberapa produk yang menjadi unggulan adalah kartu grafis MA-332, Graphic Blaster 3D, dan lain sebagainya.

EDO RAM

EDO RAM

VGA Card ini memiliki kecepatan mencapai 35-60 ns. Biasanya diterapkan pada komputer dengan kualitas grafis 64-bit. EDO RAM memiliki spesifikasi 6- MHz. Beberapa produk yang dikenal adalah Winfast s280/S600 dan Ati Mach 64.

Dynamic RAM

Dynamic RAM

Kartu grafis ini sering disingkat menjadi DRAM. Kecepatan yang ditawarkan adalah sebesar 70-80 ns pada sebuah komputer. DRAM biasa digunakan di komputer 8, 16, maupun 32 bit. Tidak hanya itu, perangkat keras ini juga biasa digunakan di komputer kelas menengah.

2. Berdasarkan Bentuknya

Terkadang kartu grafis memiliki bentuk yang berbeda-beda. Hal inilah yang membuatnya bisa dikategorikan berdasarkan bentuknya, yaitu sebagai berikut.

VGA On-Board

VGA On-Board

Jenis kartu grafis ini pada dasarnya bersifat default dan sudah terpasang pada mainboard. Penggunaannya lebih sering pada perangkat laptop/PC berkualitas standar. Oleh karena itu, kualitasnya memang tidak terlalu bagus namun tidak bisa dianggap buruk juga.

VGA On-Board memang lebih cocok untuk komputer yang memiliki tugas tidak terlalu berat. Misalnya hanya untuk membuka software Ms. Office dan memainkan game ringan. Namun, penggunaannya juga harus beriringan dengan RAM dan memori perangkat yang cukup.

Kartu grafis ini dikenal memiliki kelebihan pada perawatan yang mudah dan harganya terjangkau. Namun sayangnya, kurang berfungsi dengan baik untuk perangkat yang digunakan untuk mendesain dan bermain game.

Apabila dipaksakan diterapkan pada komputer berspesifikasi tinggi, maka akan berakibat sering lag ketika menampilkan grafis.

VGA Add-On

VGA Add-On

VGA Card yang satu ini tidak terintegrasi secara otomatis pada mainboard. Dengan demikian, pengguna memerlukan soket khusus dalam penggunaannya. Namun, hal ini tentu memberikan kualitas yang lebih baik dibanding VGA On-Board.

Tidak hanya itu, dalam pengoperasiannya kartu grafis ini juga tidak membutuhkan bantuan RAM. Kelebihan VGA Card ini adalah pada proses pembaruannya yang lebih mudah dan jarang lag. Tampilan grafis yang ditawarkan pun lebih detail dan tajam.

Namun, tentunya kelebihan tersebut harus dibayar dengan harga yang relatif lebih mahal. Terlebih tidak semua perangkat bisa kompatibel dengan kartu grafis ini.

3. Berdasarkan Arsitektur I/O

Kartu grafis juga dapat dikategorikan berdasarkan arsitektur sistem input-output bus, yaitu sebagai berikut.

AGP

AGP

AGP (Accelerated Graphics Port) merupakan jenis kartu grafis yang ditancapkan pada slot khusus. Slot yang dibutuhkan berjenis ekspansi AGP bus dengan sistem i/o yang sesuai. Biasanya kartu grafis ini diterapkan pada perangkat komputer 128 bit maupun 256 bit.

EISA

EISA

Jenis VGA Card ini biasanya diterapkan pada slot ekspansi EISA pada perangkat komputer 32 bit. Namun seiring berjalannya waktu, penggunaannya sudah jarang karena keterbatasan yang dimilikinya. Misalnya ketika menampilkan kualitas gambar, kecepatan, dan kombinasi warna.

ISA

ISA

Kartu grafis ini sering diterapkan pada slot ekspansi ISA pada perangkat komputer 16 bit. Kecepatan transfernya begitu lambat dibanding kartu grafis yang ada saat ini. Terlebih kombinasi warna yang dihasilkan tidak begitu kaya. Tak heran jika penggunaannya sudah banyak ditinggalkan saat ini.

PCI

PCI

PCI (Peripheral Component Interconnect) banyak digunakan pada perangkat 32 bit dan 64 bit. Seperti kebanyakan kartu grafis, penggunaannya sudah cukup jarang. Mengingat fiturnya yang terbatas dibanding kebutuhan grafis yang kompleks di masa modern.

PCIe

PCIe

PCIe (Peripheral Component Interconnect Express) biasa diterapkan pada jenis komputer dengan kecepatan di atas rata-rata. Tidak sedikit mainboard PC yang sudah dilengkapi slot PCIe.

Biasanya digunakan sebagai slot SSID, WiFi card, GPU, dan RAID Card.Tidak hanya itu, kecepatan transfer yang ditawarkan bisa mencapai 32 GB/s.

Dari ulasan VGA adalah dan fungsinya di atas, dapat disimpulkan bahwa VGA adalah perangkat yang krusial bagi pengguna yang membutuhkannya.

Siapa yang membutuhkannya? Tentu saja pengguna komputer yang sering bekerja dengan desain grafis maupun gaming. Dengan menggunakan kartu grafis berkualitas, tampilan gambar maupun video di layar monitor pun akan lebih baik.

Tinggalkan komentar