11 Tingkatan Prosesor AMD dari Awal Sampai yang Terbaru

Ketika hendak membeli sebuah laptop, salah satu spesifikasi yang penting diperhatikan adalah prosesor. Seperti yang telah diketahui, prosesor AMD menjadi salah satu yang populer saat ini. Bagi yang berminat dengan merk prosesor ini, yuk simak tingkatan prosesor AMD berikut ini.

Membeli sebuah perangkat PC atau laptop memang tidak bisa sembarangan. Pengguna perlu memperhatikan berbagai hal guna mendapatkan performa yang bagus dan sesuai keinginan. Oleh sebab itu, pemilihan prosesor yang baik juga penting dilakukan dalam hal ini.

11 Tingkatan Prosesor AMD Sampai yang Paling Baru

Sebagai ‘otak’ dari komputer, tentunya Anda setuju bahwa memilih prosesor yang bagus adalah hal yang krusial. Meskipun pada dasarnya hal ini juga perlu disesuaikan dengan budget yang dimiliki. AMD menjadi salah satu pengembang prosesor yang gencar melakukan upgrade saat ini.

Jika berminat membeli laptop atau PC dengan proseor AMD, sebaiknya ketahui beberapa tingkatan prosesor AMD dari yang terendah berikut ini.

1. AMD K5

AMD K5

Penasaran dengan generasi awal prosesor AMD? Generasi pertama ini bertajuk AMD K5. Menariknya, awal peluncuran prosesor ini bukan sebagai produk utama, melainkan perangkat alternatif dari Intel.

Meski hanya sebagai alternatif, kinerjanya saat itu tidak bisa dipandang sebelah mata. Prosesor ini bisa tersinkronisasi pada arsitektur komputer bertipe x86. Namun, saat itu prosesor Intel terlalu mendominasi dan sudah digunakan di berbagai belahan dunia.

Hal inilah yang membuat tidak banyak PC yang mendukung prosesorAMD K5 ini. Sebuah PC yang ingin menggunakan prosesor ini setidaknya perlu melakukan pembaruan BIOS. Setelah itu, AMD K5 akan tersinkronisasi dengan baik pada perangkat motherboard.

2. AMD K6

AMD K6

AMD K6 menjadi generasi kedua dari prosesor AMD. Perangkat ini dikenal lebih baik dibanding generasi pertama. Hal ini karena sudah banyak motherboard yang mendukung penggunaan generasi kedua AMD ini.

Seperti yang telah diketahui, hampir semua motherboard saat itu hanya mendukung prosesor Intel. Perilisan AMD K6 ini bisa dibilang sebagai awal persaingan Intel dan AMD dalam beradu produk prosesor. Tak heran jika mulai saat itu, AMD semakin gencar mengeluarkan produk baru.

Pada generasi kedua ini saja, terdapat beberapa tipe prosesor yang dirilis. Hal ini semakin membuat konsumen memiliki banyak pilihan untuk menerapkan prosesor sesuai kebutuhan.

Beberapa tipe prosesor yang dirilis saat itu diantaranya adalah AMD K6, AMD K6-2, dan AMD K6-III. Ketiganya memiliki perbedaan hanya pada kecepatan mengolah data saja. Untuk karakteristik lainnya, pada dasarnya tidak jauh berbeda.

Baca juga : 3 Perbedaan Prosesor Intel dan AMD, Bagusan Mana?

3. AMD Duron

AMD Duron

Prosesor generasi ketiga ini dirilis pada tahun 2000. Namun, pada saat itu namanya bukan AMD Duron, melainkan Spitfire Thunderbird. Diberi nama demikian karena merupakan salah satu prosesor paling tinggi performanya di zaman itu.

Salah satu sisi menarik AMD Duron sehingga banyak diminati adalah karena harganya yang terjangkau. Setidaknya dibanding beberapa jenis prosesor sekelasnya saat itu yang cukup mahal. Meski harganya terjangkau, banyak penggunanya yang merasa puas dengan performa yang diberikan.

AMD Duron memang menjadi andalan AMD untuk prosesor paling kencang saat itu. Namun, kini produksinya sudah dihentikan karena mengikuti perkembangan teknologi saat ini.

4. AMD Athlon

AMD Athlon

Sukses dengan perilisan AMD Duron, vendor AMD semakin produktif mengeluarkan versi prosesor terbarunya. Generasi keempat ini bertajuk AMD Athlon yang terkenal sebagai AMD micro berkualitas tinggi. Tak heran jika produk ini termasuk yang diunggulkan dari AMD.

Pada era tersebut, prosesor ini bersaing ketat dengan Intel Pentium 3 yang mendominasi pasar dengan baik. Namun siapa sangka, kecanggihan AMD Athlon nyatanya mampu mengungguli produk Intel tersebut. Terutama karena kelebihan sistemnya yang mendukukung teknologi multiprosesor.

Apa itu multiprosesor dalam komputer? Artinya, perangkat PC tersebut bisa menggunakan dua prosesor AMD Athlon dalam waktu yang sama.

5. AMD Athlon 64 X2

AMD Athlon 64 X2

Kesuksesan perilisan AMD Athlon, membuat AMD membuat versi selanjutnya dari generasi prosesor ini. AMD Athlon 64 X2 menjadi produk berikutnya yang menjadi andalan. Namun, tentunya keduanya memiliki perbedaan dasar yang cukup mencolok. Terutama pada bagian soketnya.

AMD Athlon 64 memiliki perbedaan tipe pada ketiga soketnya, yaitu 754, 939, dan 940. Perbedaan tipe tersebut juga menunjukkan bahwa fungsi yang ditawarkan pun berbeda.

Misalnya pada soket 754 menunjukkan adanya kontroler pada memori DDR dan soket 939 terdapat memori pengatur yang support teknologi memory multi-channel.

Kelebihan lainnya dari prosesor generasi ini adalah kemampuannya untuk bersinkronisasi dengan baik. Terutama pada perangkat PC dengan OS  64-bit.

6. AMD Athlon 64 FX

AMD Athlon 64 FX

Seri AMD Athlon tidak berhenti pada Athlon 64 X2 saja. Generasi selanjutnya, AMD juga merilis AMD Athlon 64 FX. Jenis prosesor ini memberikan performa yang cukup baik pada komputer dengan OS 32-bit dan 64-bit.

Tidak hanya itu, keunggulan lainnya yang paling mencolok dari Athlon 64 FX ini adalah keberadaan antivirus di dalamnya. Antivirus Enhanced Virus Protection yang memberikan perlindungan cukup baik.

Tak heran penggunaan prosesor ini direkomendasikan pada perangkat PC yang sering menggunakan software grafis tinggi. Baik yang berkaitan dengan pengeditan video, audio, maupun untuk bermain game.

7. AMD Sempron

AMD Sempron

Prosesor ini dirilis sebagai pesaing utama dari generasi terbaru Intel saat itu, yaitu Intel Celeron. AMD Sempron memiliki dua tipe soket utama, salah satunya adalah soket 754.

Sayangnya, prosesor ini tidak cukup fleksibel digunakan. Generasi keenam ini hanya bisa berjalan pada perangkat komputer dengan OS 32-bit saja.

Baca juga : Tingkatan Prosesor Intel Berdasarkan Generasi & Spesifikasi

8. AMD 64 V2 Dual Core

AMD 64 V2 Dual Core

Sebagai pengguna komputer, pastinya Anda sudah cukup akrab dengan istilah dual core bukan? Persaingan AMD dan Intel memang semakin ketat semenjak dirilisnya Intel versi Dual Core. Sebagai tandingan, AMD merilis AMD 64 V2 Dual Core.

Prosesor ini bisa berjalan dengan baik pada perangkat komputer dengan OS 64-bit. Prosesor ini sangat direkomendasikan bagi pengguna yang banyak menjalankan software multimedia secara rutin.

9. AMD Opteron

AMD Opteron

Tingkatan prosesor AMD berikutnya adalah AMD Opteron. Pada dasarnya, jenis prosesor tidak hanya berfokus pada komputer server, melainkan juga workstation. Artinya, prosesor ini sudah dilengkapi dua cache yang berbeda, yaitu level 1 dan level 2.

Keduanya memiliki perbedaan mencolok pada besaran data yang digunakan. Pada level 1 data yang digunakan berkapasitas 128 kb, sedangkan di level 2 sebesar 1028 kb.

10. AMD Cadiz

AMD Cadiz

Prosesor dirilis sekitar 2008 lalu dan sudah dilengkapi teknologi 4 core. Tidak hanya itu, jenis prosesor ini juga sudah ddilengkapi DDR2/3, Hypertransport 3, dan L2 cache.

11. AMD Orochi “Bulldozer”

AMD Orochi Bulldozer

Di pasar desktop high end, jenis prosesor ini termasuk urutan prosesor AMD terbaru. Sesuai dengan namanya, konstruksi prosesor generasi ini menggunakan arsitektur bulldozer. Penggunaannya memang khusus untuk perangkat komputer berjenis high end atau berspesifikasi tinggi.

Beberapa tingkatan prosesor AMD lengkap di atas memang akan terus diupgrade seiring perkembangan zaman. Terlebih persaingan AMD dan Intel yang semakin menarik diikuti. Dengan memahami tingkatan ini, pengguna bisa menjadikannya referensi ketika hendak membeli laptop/komputer.

Tinggalkan komentar