18 Versi Android: Sejarah, Tanggal Rilis, dan Fitur Tambahan

17 Agustus 2005, Google membeli Android. 23 September 2008, ponsel Android pertama rilis. Kalau dihitung, ada 18 versi Android berbeda hingga saat ini.

Inilah tingkatan os android dari terendah sampai tertinggi sesuai dengan versinya:

Versi Android Tanggal Rilis Deskripsi Singkat
Android 1.0 23 September 2008 Debut pertama Android — versi ini belum punya julukan publik, hanya ada julukan internal.
Android 1.5: Cupcake 27 April 2009 Awal tradisi penamaan Android dengan sebutan makanan manis (dessert).
Android 1.6: Donut 15 September 2009 Improvisasi Android agar tampilannya bagus di berbagai ponsel dengan layar dan resolusi berbeda.
Android 2.0: Éclair 26 Oktober 2009 Rilis 6 minggu setelah Android Donut diluncurkan — Éclair banyak membawa fitur baru.
Android 2.2: Froyo 20 Mei 2010 Improvisasi versi sebelumnya, Froyo mendukung dapat dukungan Adobe Flash.
Android 2.3: Gingerbread 6 Desember 2010 OS smartphone Android beken yang membawa fitur kamera selfie.
Android 3.0: Honeycomb 22 Februari 2011 OS Android yang dioptimalkan untuk perangkat tablet.
Android 4.0: Ice Cream Sandwich 18 Oktober 2011 Menjadi “jembatan” versi sebelumnya, OS Android modern dengan fitur revolusioner.
Android 4.1: Jelly Bean 9 Juli 2012 OS yang lahir dari penggabungan Gingerbread, Honeycomb, dan Ice Cream Sandwich.
Android: 4.4 KitKat 31 Oktober 2013 OS Android yang tampil bertema kontemporer — punya UI/UX clean.
Android 5.0: Lollipop 12 November 2014 “Ok, Google” diperkenalkan untuk pertama kalinya di OS yang satu ini.
Android 6.0: Marshmallow 5 Oktober 2015 OS dengan fitur abadi (dipakai hingga sekarang), seperti: app permissions, fingerprint reader, dan USB-C.
Android 7.0: Nougat 22 Agustus 2016 OS yang membuat Google Assistant lebih hidup — debut OS ada di Google Pixel.
Android 8.0: Oreo 21 Agustus 2017 OS Dengan memori manajemen yang stabil dan paling cepat dibanding OS Android  lain.
Android 9.0: Pie 6 Agustus 2018. OS yang fokusnya meningkatkan pengalaman pengguna dalam bernavigasi menggunakan gestur.
Android 10 3 September 2019 Versi Android terbaik tanpa embel-embel makanan manis. Android 10 adalah penyempurnaan dari Android Pie.
Android 11 11 September 2020 OS Android dengan keamanan yang lebih canggih.
Android 12 18 Februari 2021 OS yang saat ini dalam pengembangan dan dipakai oleh developer.

Dari macam macam versi Android di tabel atas, sudah tahu versi ponsel/tipe Android Anda?

Cara melihat versi Android — TIPS SINGKAT: cara mengecek versi android dengan mudah bisa Anda lakukan via menu Pengaturan > Tentang ponsel > Versi Android.

Urutan Versi Android (Dari yang Terlama Sampai Terbaru)

Di artikel ini, Anda akan tahu sejarah Android, keunikan setiap versi sistem operasi Android, nama sebutannya, tanggal rilis & update, serta tambahan fitur ketika versi baru keluar.

Di bawah ini adalah urutan versi OS android terbaru.

Android 1.0 (Tanpa Sebutan)

Android 1

September 2008 — ponsel pintar berbasis Android, HTC Dream (T-Mobile G1) diluncurkan di Amerika dan sebagian Eropa.

Smartphone pertama Android belum memiliki tampilan keyboard layar sentuh, melainkan masih digeser (slide) dari bawah.

HTC Dream juga masih menggunakan trackball — tombol navigasi berbentuk bola di tengah yang populer penggunaannya di ponsel Blackberry

Google bersama Open Handset Alliance (OHS) mengembangkan sistem operasi Android dengan tujuan bersaing secara terbuka dengan Symbian, BlackBerry OS, dan iPhone OS.

Versi final: 1.1; dirilis pada 23 September 2008, dan disebut Petit Four oleh internal Google.

Versi awal: Dirilis pada 9 Februari 2009.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 1.0.

Fitur yang Menonjol:

  • Open source (terbuka untuk pengembang)
  • Ada panel notifikasi

Baca juga : Pengertian DOS, Fungsi, Cara Kerja, dan Jenisnya

Android 1.5 Cupcake

Android Cupcake

Sistem operasi Android pertama dengan penamaan makan manis (dessert). Cupcake tampil dengan papan ketik layar sentuh.

Cupcake memiliki fitur transisi layar animasi, rotasi layar otomatis, dan animasi Android ketika baru dinyalakan (booting/loading).

Sepele, tapi menjadi fitur revolusioner pada masanya.

Versi awal & akhir: Dirilis pada 27 April 2009.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 1.5 Cupcake.

Fitur yang Menonjol:

  • Keyword (papan ketik) pada layar dengan dukungan pihak ketiga (aplikasi keyboard)
  • Widget
  • Copy-paste bisa dilakukan lewat browser

Android 1.6 Donut

Android Donut

Sebuah tingkatan Android dari OS Cupcake. Fitur pencarian, galeri foto, kamera, rekam suara disempurnakan dengan baik. Android Donut mendukung penggunaan pada ponsel berlayar WVGA.

Android Donut, sejatinya adalah sebuah update kecil dari versi sebelumnya.

Update kecil ini terasa pada saat mengambil foto dan melihatnya di galeri — dibanding Cupcake, versi ini lebih cepat 28 sampai 39 persen.

Versi awal & akhir: Dirilis pada 15 September 2009.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 1.6 Donut.

Fitur yang Menonjol:

  • Integrasi antara kamera dan penyimpanan foto (gallery)
  • Text-to-speech (TTS)
  • Improvisasi fitur pencarian

Android 2.0 Éclair

Android Eclair

OS Éclair menyempurnakan grafisnya untuk tampil di layar ponsel berukuran besar. Resolusinya juga dibuat lebih halus, mengikuti perkembangan ponsel yang ada.

Tampilan Éclair lebih bagus dibandingkan dengan Android Donut. Multi touch, Bluetooth 2.1, serta live wallpaper juga ada di Éclair.

Pengalaman browsing internet menggunakan Éclair menjadi lebih efektif dengan adanya dukungan HTML5.

Diluncurkan Google dengan jarak 1 bulan dari pendahulunya (Donut), versi terbaru Android Éclair terbilang kaya akan fitur baru.

Versi final: 2.1; dirilis pada 12 Januari 2012.

Versi awal: Dirilis pada 26 Oktober 2009.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 2.0 Éclair.

Fitur yang Menonjol:

  • Melakukan panggilan dan mengirim teks dengan fitur: ketuk (tap a contact)
  • Penambahan fitur kamera: flash dan mode panorama
  • Live wallpaper
  • Riwayat SMS dan MMS dapat dilihat pengguna
  • Dukungan Bluetooth 2.1
  • Dukungan penggunaan email Microsoft Exchange

Android 2.2 Froyo

Android Froyo

Froyo = Frozen Yoghurt — Kinerja lebih cepat, kecepatan lebih mulus, manajemen memori lebih efektif, keamanan lebih terjaga — Froyo dipakai pada ponsel Nexus seri pertama.

Froyo sudah mendapat dukungan Adobe Flash, yang saat itu sangat populer digunakan pada browser.

Untuk pertama kalinya, fitur push notification dikenalkan. Fitur ini, sampai sekarang masih dipakai smartphone Android terbaru.

Versi final: 2.2.3; dirilis pada 21 November 2011.

Versi awal: Dirilis pada 20 Mei 2010.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 2.2 Froyo.

Fitur yang Menonjol:

  • Notifikasi cepat (push notification)
  • USB tethering dan hotspot
  • Dukungan Adobe Flash
  • Kemudahan menghidupkan/mematikan internet (data services)

Android 2.3 Gingerbread

Android Gingerbread

Improvisasi user interface sangat terasa saat Gingerbread diluncurkan. Google juga mengakui bahwa fokus OS ini adalah: simplicity dan speed.

OS ini semakin populer karena adanya kamera depan (selfie camera) dan Near Field Communication (NFC).

Banyak sekali peningkatan yang ada di Gingerbread, seperti: fitur copy-paste fungsional, manajemen memori yang efektif, dan penambahan sensor bawaan (gyroscopes dan barometers).

Gingerbread adalah OS Android pertama yang memiliki Easter Egg.

Versi final: 2.3.7; dirilis pada 21 September 2011.

Versi awal: Dirilis pada 6 Desember 2010.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 2.3 Gingerbread.

Fitur yang Menonjol:

  • Keyboard virtual lebih akurat dan cepat
  • Dukungan NFC (Near-Field Communication)
  • Multi-kamera — termasuk kamera depan (selfie camera)
  • Google Talk + Video Call
  • Penghemat baterai

Android 3.0 Honeycomb

Android Honeycomb

OS yang dikhususkan untuk tablet. Debut pertama Honeycomb terlihat pada perangkat Motorola Xoom dan Samsung Galaxy Tab Series.

Home screen Honeycomb dapat di kostumisasi karena tablet memiliki user interface yang lebih besar.

Penggunaan multicore processor dan kompabilitas penggunaan joystick + keyboard eksternal juga dikenalkan pada OS ini.

Versi final: 3.2.6; dirilis pada Februari 2012.

Versi awal: Dirilis pada 22 Februari 2011.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 3.0 Honeycomb.

Fitur yang Menonjol:

  • Versi Android khusus untuk tablet
  • Ukuran widget fleksibel (bisa diubah oleh pengguna)
  • Incognito mode pada browser
  • Multitasking antar aplikasi
  • Ukuran keyboard lebih besar
  • Penambahan bar notifikasi pada bagian bawah layar (sliding from bottom notification)

Android 4.0 Ice Cream Sandwich

Android Ice Cream Sandwich

Cool, confident, chaotic. Tiga kata yang menggambarkan OS Android Ice Cream Sandwich, menurut CNET. Banyak pembaharuan teknis tersedia di ICS.

Fitur screenshot, face unlock, dan penambahan editor foto bawaan ada pada ICS. Android Beam tertanam di OS ini — semakin menyempurnakan fitur NFC dari versi sebelumnya.

OS ini juga menjadi eksperimen Google menggabungkan seluruh layanannya: Android Market, Google Music, dan Google eBookstore menjadi Google App Store.

Versi final: 4.0.4; dirilis pada 29 Maret 2012.

Versi awal: Dirilis pada 18 Oktober 2011.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 4.0 Ice Cream Sandwich.

Fitur yang Menonjol:

  • Pinch and zoom pada kalendar
  • Screenshot
  • Mengakses aplikasi ketika Android terkunci
  • Face unlock
  • Editor foto bawaan
  • Pengaturan pembatasan pemakaian internet (data limit)
  • Android Beam

Android 4.1 Jelly Bean

Android Jelly Bean

Menyempurnakan tampilan notifikasi adalah tujuan utama dari pengembangan OS Jelly Bean.

Lewat OS ini, Google bertujuan membuat pengguna lebih nyaman ketika menggunakan Android.

Peningkatan aksesibilitas seperti ketukan tiga kali untuk memperbesar layar, gestur dua jari, Text-to-speech, dan navigasi “isyarat” untuk pengguna tunanetra juga ditambahkan.

Dibanding tingkatan versi Android lain, ponsel dengan Android Jelly Bean adalah versi terbaik untuk dipakai, menurut TechRadar (04/07/2013).

Versi final: 4.3.1; dirilis pada 3 Oktober 2013.

Versi awal: Dirilis pada 9 Juli 2012.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 4.1 Jelly Bean.

Fitur yang Menonjol:

  • Tampilan notifikasi lebih detail
  • Pengaturan menyalakan/mematikan notifikasi dari aplikasi tertentu
  • Menampilkan widget dari aplikasi pihak ketiga tanpa akses root
  • Shortcut membuka kamera saat Android terkunci
  • Multi-akun untuk tablet
  • Group messaging
  • Emoji bawaan
  • Jam dunia, stopwatch, timer
  • Penghapusan Adobe Flash

Android 4.4 KitKat

Android KitKat

Ketika diluncurkan, KitKat eksklusif untuk perangkat Google Nexus 5 — pada akhirnya OS ini dioptimasi untuk berjalan dengan banyak ponsel lain yang memiliki RAM (minimal) 512 MB.

Android 4.4 harusnya diberi nama Key Lime Pie (KLP), bukan KitKat.

Dari banyak tulisan blogger, karena programmer Android Google suka ngemil KitKat, nama ini akhirnya dipakai.

Tentunya, Google melakukan persetujuan dengan Nestle (pemilik brand KitKat). Dikabarkan tidak ada transaksi uang dalam persetujuan Google dan Nestle.

Versi final: 4.4.4; dirilis pada 19 Juni 2014.

Versi awal: Dirilis pada 31 Oktober 2013.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 4.4 KitKat.

Fitur yang Menonjol:

  • Android untuk jam tangan pintar (smartwatch)
  • GPS dan Bluetooth untuk smartwatch (4.4W.2)
  • Wireless printing

Android 5.0 Lollipop

Android Lollipop

UI/UX pada Lollipop menggunakan tema material design. Desain — yang menurut Nathan Sinsabaugh: sangat ambisius.

Android menjadi lebih responsif. Performa baterai, kecepatan notifikasi, dan lebih banyak aksesibilitas juga ada di Lollipop.

Lollipop juga mengenalkan fitur keamanan bernama Smart Lock. Fitur ini mencegah ponsel Android terkunci otomatis ketika berada di tempat yang aman (bisa diatur pengguna).

Versi final: 5.1.1; dirilis pada 21 April 2015.

Versi awal: Dirilis pada 12 November 2014.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 5.0 Lollipop.

Fitur yang Menonjol:

  • Mengakses notifikasi saat layar terkunci
  • Mengatur notifikasi aplikasi di layar kunci
  • Smart Lock
  • Riwayat aplikasi yang baru dibuka tetap tersimpan setelah restart ponsel
  • Dual SIM
  • Melakukan panggilan via Wi-Fi
  • Senter (menggunakan flash kamera)
  • Widget pada layar kunci dihilangkan

Android 6.0 Marshmallow

Android Marshmallow

Fitur Do Not Disturb dikenalkan untuk pertama kali di OS Marshmallow — sebelumnya, namanya adalah “mode prioritas”.

Untuk pertama kalinya, Android Pay juga bisa diakses melalui ponsel Android yang menggunakan OS Marshmallow.

Tampilan notifikasi di Marshmallow semakin efisien dengan pengaturan untuk menampilkan dan menghilangkan notifikasi dari aplikasi tertentu.

Versi final: 6.0.1; dirilis pada 7 Desember 2015.

Versi awal: Dirilis pada 5 Oktober 2015.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 6.0 Marshmallow.

Fitur yang Menonjol:

  • Mematikan seluruh notifikasi ponsel (Do Not Disturb Mode)
  • Android Pay
  • Google Assistant
  • Mencegah aplikasi menghabiskan baterai (Doze Mode)
  • Fingerprint Reader
  • Izin aplikasi pihak ketiga dilakukan manual (pada versi sebelumnya otomatis)
  • Pencadangan dan pemulihan aplikasi otomatis
  • (USB-C)

Android 7.0 Nougat

Android Nougat

Lebih dari 50 fitur baru ada di Android Nougat. Mengikuti jejak Samsung, fitur split-screen juga bisa dipakai oleh Nougat — membuat Android menjadi lebih fungsional untuk profesional.

Lewat Nougat, Google juga mengenalkan fitur update Android dengan over-the-air (OTA). Tidak semua ponsel Android bisa memakainya, hanya ponsel tertentu saja (seperti Google Nexus).

User interface Android Nougat menjadi semakin menarik — ditambah lagi, emoji bawaan OS lebih bervariasi dengan penambahan warna kulit dan warna rambut.

Versi final: 7.1.2; dirilis pada 4 April 2017.

Versi awal: Dirilis pada 22 Agustus 2016.

Catatan: Google tidak lagi mendukung Android 7.0 Nougat.

Fitur yang Menonjol:

  • Split-screen
  • Penambahan warna dan gaya rambut pada emoji bawaan
  • Kemampuan menambah informasi darurat (emergency information) pada lock screen
  • Picture-in-picture untuk Android TV
  • Penambahan GIF pada keyboard
  • Peringatan penggunaan baterai

Android 8.0 Oreo

Android Oreo

Setelah KitKat, Oreo adalah kode yang dipilih Google sebagai versi Android terbarunya di tahun 2018 — entah apa tujuannya.

Project Treble dikenalkan pada OS Oreo. Dengan fitur ini, pengguna dapat melakukan update versi secara online dengan efisien, hanya lewat pengaturan.

Ponsel Google Pixel yang menggunakan Oreo berjalan 2x lebih cepat dibandingkan OS sebelumnya, Nougat, ketika proses booting.

Fokus utama Android Oreo adalah masa pakai baterai, kecepatan, dan keamanan, dengan kontrol aplikasi yang lebih besar sebagai fitur utama.

Versi terakhir: 8.1; dirilis pada 5 Desember 2017.

Versi awal: Dirilis pada 21 Agustus 2017.

Fitur yang Menonjol:

  • Pengenalan Android Oreo Go
  • Tombol navigasi meredup ketika tidak digunakan (lebih hemat baterai)
  • Mode gelap dan mode gelap otomatis
  • Menampilkan baterai perangkat Bluetooth yang terhubung ke ponsel di notifikasi bar

Android 9.0 Pie

Android Pie

OS Android yang punya tujuan untuk membuat pengguna mengurangi penggunaan smartphone. Android Pie menyediakan dashboard untuk pengguna mengatur notifikasi.

Ketika Anda sibuk — atau sedang tidur, fitur ini sangat membantu Anda agar ponsel tidak mengirim notifikasi apapun.

Desain ulang juga dilakukan pada OS Android Pie. Gestur untuk navigasi, transisi antar aplikasi, dan dukungan Vulkan tersedia.

Versi sekarang: 9.0; dirilis pada 6 Agustus 2018.

Versi awal: Dirilis pada 6 Agustus 2018.

Fitur yang Menonjol:

  • Digital Wellbeing
  • Smart replies SMS
  • Mematikan seluruh notifikasi dengan menghadapkan layar telepon ke bawah
  • Otomatis menyalakan fitur Do Not Disturb ketika jam tidur
  • Layar otomatis keabu-abuan menjelang tidur (untuk mencegah penggunaan ponsel)
  • Tombol multitasking dihapus
  • Fitur Screenshot ditambahkan ketika menekan tombol power beberapa detik
  • Anotasi screenshot (modifikasi)

Android 10

Android 10

Android 10 adalah major update yang dilakukan Google terhadap sistem operasi Android — Dikenal juga dengan sebutan Android Q.

OS ini sudah mendukung penggunaan pada ponsel lipat (foldable phone).

Android 10 juga menjadi penanda bahwa Google tidak lagi menggunakan penyebutan makanan manis (dessert) pada produknya.

Versi sekarang: 10.0; dirilis pada 3 September 2019.

Fitur yang Menonjol:

  • Versi Android yang mendukung untuk ponsel lipat (foldable phones)
  • Dukungan 5G
  • Live Caption
  • Mode fokus
  • Pengaturan lokasi dan keamanan lebih transparan
  • Parental control

Versi Android 11

Eksklusif untuk ponsel Android Google Pixel terbaru. Tapi, OnePlus, Xiaomi, Oppo, dan Realme mendapatkan kesempatan untuk mencoba Android 11.

Beberapa fitur OS ini eksklusif hanya untuk Google Pixel. OS Android 11 punya sistem notifikasi yang unik dengan mengelompokkan notifikasi layaknya sebuah pesan.

Chat bubbles dikenalkan pada OS ini — ketika Anda sedang melakukan chat, Anda bisa keluar dari aplikasi chat tersebut dan melakukannya langsung dari homescreen/aplikasi lain.

Versi sekarang: 11.0; dirilis pada 11 September 2020.

Fitur yang Menonjol:

  • Improvisasi notifikasi pesan
  • Improvisasi Android Pay
  • Smart home controls lebih efisien
  • Izin aplikasi yang tidak digunakan tidak berlaku (permissions expire)

Versi Android 12

Versi Android tertinggi yang dirilis awal tahun 2021, Android 12 hadir khusus untuk pengembang yang ingin menjajal dulu — sebelum nanti resmi rilis akhir tahun 2021.

Khusus untuk developer Android, OS ini mudah untuk debug. Dukungan AVIF image format, rich content insertion, dan compatible media transcoding disediakan.

Perubahan-perubahan kecil ada di tampilan layar Android 12. Warna biru muda menjadi tampilan dominan di sini.

Versi sekarang: 12.0 (khusus untuk developer); dirilis pada 18 Februari 2021.

Fitur yang Menonjol:

  • Improvisasi gestur
  • Optimasi penggunaan untuk ponsel lipat dan perangkat TV
  • Haptic effect dengan suara
  • Notifikasi lebih cepat dan responsif
  • Pencegahan sentuhan layar yang tidak disengaja
  • Pembatasan Mac address untuk meningkatkan privasi pengguna

Penutup

Itulah macam-macam versi Android dari Google. Mayoritas sudah tidak dapat dukungan (update) — dengan kata lain: mati. Kalau ponsel Anda masih di Android 8 ke bawah, jangan lupa update versi Android, ya!

Tinggalkan komentar